Minggu, 29 Juni 2014

SOFSKILL KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PRODUK 3EB22


NAMA    : DODI KURNIADI
NPM       : 22211197
KELAS   : 3EB22


KAWASAKI NINJA 250 FI







Advantages and Disadvantages Kawasaki Ninja 250

Excess Kawasaki Ninja 250 FI
Power Machine - One of the advantages of the Kawasaki Ninja 250 is the engine power is frightening on a lap top. Maximum Power Ninja 250 FI reached 32 Hp. With these advantages, the Ninja 250 in terms of engine power, especially in 5th and 6th gear.

Design - Speaking of design is relatively, also depending on the tastes of each person. However, based on the user opinion motors in general, the design of the Kawasaki Ninja 250 is considered to be more aerodynamic, futuristic and sporty.

Community - With sales figures recorded by PT KMI (Kawasaki Motor Indonesia) since the year 2008 to 2013, sales figures showed the Ninja 250 is high enough. It is also apparent from the large number of communities Ninja 250.

Disadvantages Kawasaki Ninja 250 FI

Price Kawasaki Ninja 250 FI standard version is priced at Rp.53.300.000, meaning that the number is relatively expensive;

Fuel consumption - With the engine capacity, the Ninja 250FI including motor gasoline thirsty. 1 liter of fuel required to travel PERTAMAX 19-23 km.

Weights - Kawasaki Ninja 250 FI has a weight of 172 kg. Excess weight 11 kg This of course makes handling the Kawasaki Ninja 250 is becoming more difficult.

Dealers Network - Although the Ninja 250 has no problem with the stock of spare parts, however, the Kawasaki dealer network number is not much, especially network outside the city and the region.
 


Jumat, 30 Mei 2014

softskill memo and sick leave rules 3eb22

MEMO AND SICK LEAVE RULES

                                                       Sick leave rules

1 . The salary will not be provided during the leave lasts
2 . Sick leave is sick leave granted to employees as evidenced by a medical certificate or a company appointed physician .
3 . Leave hospital as the number of days specified in the medical certificate including holidays or other days of the week .
4 . The Company has the right to request a medical certificate legalization of doctors appointed by the company
To : All employees

From : Dodi Kurniadi , S.E.
Branch Manager







                                                             MEMO

Date : May 30, 2014
Subject : Sick Leave

                 company is proud to announce that in making this year sabbatical , sick leave the employee is expected to provide a medical certificate or medical illness , including mild and severe pain . If there is no certificate from a doctor then it is considered not present or alpha and salary will be cut if the employees do alpha .


(Signature )


Dodi Kurniadi , S.E.

Kamis, 29 Mei 2014

softskill application letter 3eb22

Application letter



Bekasi, Mei 18, 2014

To:

HRD Manager PT . Wenang Express .
Jl . Sunter jakarta South
in -
     place

It : Job Application
Lamp : -

Dear Sirs ,
I, the following :


Full Name : Dodi Kurniadi
Sex: Male
Place / date . Birth : Bekasi, 19 April 1993
Last Education : S1 Economic Accounting Gunadarma University
Religion : Islam

In connection with the information I can from Kompas daily news / Klasika , May 18, 2014 page 38, that is currently required of new employees in the company is positioned as a mother led to the administrative staff , so with this I intend to submit a cover letter for the position being vacant .

as a material consideration, and administrative requirements for equipment application , I attach the following copies of some documents , such as :

Copy of ID card : 2 ( two ) pieces
Copy of last diploma : 3 ( three ) pieces
Copy of Self Biodata : 1 ( one ) sheet
Photograph 4x6 : 4 ( four) photo

I hope to be given the opportunity to join in the the company to be able to give my contribution to the company .

Similarly, job application letter I created based on my condition truthfully . For your attention and cooperation I have to say many thanks .

Jakarta, May 18, 2014
Yours sincerely ,


Dodi Kurniadi
Applicant

sumber : kompas / klasika / minggu, 18 mei 2014 halaman 38






Sabtu, 09 November 2013

softskill penalaran induktif 3eb22


PENALARAN INDUKTIF
Penalaran induktif adalah cara berpikir dengan menarik kesimpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala yang bersifat khusus. Artinya,dari fakta-fakta yang ada dapat ditarik suatu kesimpulan. Kesimpulan umum yang diperoleh melalui suatu penalaran induktif ini bukan merupakan bukti. Hal tersebut dikarenakan aturan umum yang diperoleh dari pemeriksaan beberapa contoh khusus yang benar, belum tentu berlaku untuk semua kasus.
contoh penalaran induktif adalah : pohon rambutan memiliki akar, pohon mangga memiliki akar, dan pohon durian memiliki akar. jadi setiap tumbuhan  mempunyai akar penalaran induktif membutuhkan banyak sampel untuk mempertinggi tingkat ketelitian premis yang diangkat. untuk itu penalaran induktif erat dengan pengumpulan data dan statistik.

Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum.

Perbedaan dari penalaran deduktif dan induktif adalah, penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umum.

Jenis – jenis penalaran induktif yaitu :
1. Generalisasi yaitu proses penalaran dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data.

Contoh :
Hasil quick count pilkada kota bekasi masa bakti 2013-2018. Ternyata dari 2,5jt penduduk kota bekasi hanya 2,3 juta penduduk yang mendapat ikut serta dalam meberikan hak suara. Sisanya tidak dapat memberikan hak suaranya (golput). Itu berarti dapat disimpulkan bahwa semua penduduk kota bekasi dalam pilkada cukup baik dalam hal pemberian hak suara pada pilkada kota bekasi masa bakti 2013-2018.
Macam – macam generalisasi :
  • a. Generalisasi sempurna yaitu generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan penyelidikan. Contoh : sensus penduduk
  • b. Generalisasi tidak sempurna yaitu generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki. Generalisasi ini dapat menghasilkan kebenaran bila melalui pengujian yang benar.
2. Analogi yaitu cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang memilki sifat yang sama.

Contoh :
Evan dimas adalah seorang pemain bola TIMNAS U19 kebanggaan Indonesia. Setiap hari dia selalu berlatih keras untuk meningkatkan kemampuan dalam hal dribiling, kontrol dan shooting. Demikian juga dengan dendi, dia merupakan seorang TNI AD yang memerlukan fisik yang kuat untuk menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Keduanya membutuhkan mental dan fisik yang kuat untuk bertanding atau membela negara. Oleh karena itu, untuk menjadi pemain bola  dan TNI AD harus memilki mental dan fisik yang kuat dengan cara selalu berlatih.
3. Hubungan kausal yaitu penalaran yang diperoleh dari gejala – gejala yang saling berhubungan.
Contoh :
Jika didinginkan air, membeku.
Jika didinginkan coklat membeku

Macam – macam hubungan kausal :
  • a. Sebab - akibat
Contoh :
Sejumlah pengusaha taksi di Bekasi terpaksa gulung tikar karena pendapatan yang mereka peroleh tidak bisa menutup biaya operasional. Minimnya pendapatan karena sebagian besar penumpang membayar ongkos dibawah ketentuan tarif yang sudah ditetapkan, akibat ketidakmampuan ekonomi.

  • b. Akibat -sebab
Contoh :
Dendi  mendapat nilai yang tidak bagus pada ujian tengah semester . Dia banyak mendapat nilai D pada pada ujian tengah smester di kelasnya. Hasil yang diperoleh dendi ini dia dapatkan karena  jarang masuk kelas dan sering bolos serta sering membatah dosen yang mengajar setiap harinya.
  • c Akibat – akibat
Contoh :
Dendi adalah seorang pecandu rokok berat. Akibat dari kecanduan rokoknya tersebut dia mengalami penyakit kanker dan harus dirawat di rumah sakit.



Sumber :  
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/definisi-penalaran-induktif-dan-contohnya/

Minggu, 29 September 2013

softskill resensi novel/ buku 3eb22


RESENSI NOVEL

Rebab Pesisir Selatan, Malin kundang
Oleh : Dodi Kurniadi



Judul                                                              : Rebab Pesisir Selatan, Malin Kundang
Pengarang                                                      : Syamsuddin Udin, Nafron hasjim
Penerbit                                                          : Yayasan Obor Indonesia
Tahun Terbit  Edisi pertama & kedua          : Oktober 1993, Juni 1996
Dimensi                                                          : 72 halaman, 21 cm
ISBN                                                               : 979-461-158-1





A.     SINOPSIS NOVEL
            Dalam segala ceritanya digambarkan pada novel malin kundang ini, sangat memperihatinkan apalagi melihat seorang anak yang di kutuk menjadi sebuah batu. Dikaki gunung padang tinggal seorang ibu tua (janda) dengan seorang anaknya yang bernama malin kundang. Kehidupan keluarga ini sangat miskin. Mereka tinggal di gubuk, bekerja mencari kayu api, untuk dijual guna memenuhi kehidupan sehari-hari.
            Suatu petang maling kundang melihat sebuah kapal besar merapat di pelabuhan muara padang. Segera pikirannya melayang, pergi bertualang berlayar dengan kapal itu. Alangkah senangnya bila ia dapat merantau ke negeri seberang. Disana ia akan berusaha sekuat mungkin memperjuangkan hidup, mengumpulkan harta untuk dipersembahkan kepada bundanya. Harapan ini tak akan mungkin diwujudkannya bila ia masih tetap tinggal digubuknya. Keinginan ini disampaikan kepada ibunya.
Ibu tua terkejut mendengar keinginan anaknya itu mengingat usianya yang sudah lanjut. Dengan siapa ia harus tinggal. Dan bagaimana nanti kalau malin pulang sebagai orang kaya, sedangkan ia menjadi orang tua bungkuk yang nista. Namun, malin dengan sekuat upaya berhasil meyakinkan bundanya. Bundanya melepasnya walau dengan kepiluan.
Nahkoda jatuh iba dan menerima malin sebagai anak kapal. Mereka berlayar menuju bugis, kampung halaman nahkoda. Malinmenunjukan kegesitan dan ketekunannya. Nahkoda dan semua anak kapal senang kepadanya. Nahkoda membawa malin kerumah sehingga mengejutkan anaknya. Ambun sori, yang yatim. Namun nahkoda memperlihahatkan sayangnya kepada anak itu.
            Malin dibimbing bekerja dikapal dan berniaga. Mereka berlayar dari pelabuhan ke pelabuhan niaga. Keuntungan melimpah dan kepercayaan kepada malin makin bertambah. Malin dipercayai sebagai nakhoda dan pengendali harta. Hal ini dituangkan nakhoda tua dalam akta warisan. Kemudian beliau sakit, meninggal, dan dikubur dilaut.
            Sehingga pada akhirnya malin bertemu dengan ibunya dengan kehidupan yang sudah kaya , dan ketika itu dia tidak mengakui kalau itu ibunya. Sehingga ibu sakit hati dan mengutuk malin menjadi batu
           

UNSUR DALAM NOVEL

A.    UNSUR INTRINSIK NOVEL
1. Tema                              :                                                                                                                                                                       - Kehidupan keluarga miskin yaitu seorang ibu tua dan anak nya yg durhaka kepada ibunya yaitu malin kundang yang hidup dikaki  gunung padang.
2.      Latar
a.       Latar tempat                 : di gubuk yang berada di kaki gunung padang, pelabuhan muara padang, jalan, dikapal besar ,  kota bugis kampung halaman nahkoda, di laut.
b.      Latar waktu                  : pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari
c.       Latar suasana               : menyharukan, tegang, menyedihkan, emosi, mengerikan.
3. Tokoh
a. tokoh utama                    : malin kundang
b. tokoh kedua                   : ibu tua ( janda)
c. tokoh ketiga                    : nahkoda
d. tokoh pembantu              : anak kapal, anak seorang nahkoda
4.      Penokohan
a.       malin kundang  :  pandai, mempercayakan, mudah bergaul, rajin, sombong,
b.      ibu tua ( janda) : sabar, bekerja keras, rajin, bijaksana, tidak mudah putus asa.
c.       nahkoda                       : tegas, baik hati, tolong menolong, penyayang, bijaksana, prihatin.
d.      anak kapal                    : mudah bergaul, baik hati, tidak sombong, tolong menolong.
5. Alur
a.   Alur maju. Dimana novel menceritakan keadaan malin kundang pada saat itu kemudian menceritakan perjalanan hidup dimasa selanjutnya sampai malin meninggal dan di kutuk menjadi sebuah batu.

6.      Sudut pandang  : Sudut pandang orang ketiga serba tahu
7.      Gaya bahasa                 : Menggunakan bahasa yang dipakai dalam kehidupan sehari
                                      hari sehingga mudah untuk dipahmi oleh pembaca dan menyenangkan.
8.      Amanat                        : Ibu merupakan bagian terpenting dalam sebuah  kehidupan, maka sayangilah ibumu selagi beliau masih hidup jangan engkau sia - siakan di masa hidupnya, karna pengorbanan seorang ibu tidak ada batasnya untuk anaknya.




B.     UNSUR EKSTRINSIK NOVEL
1.      Latar Belakang Pengarang
Syamsuddin penulis muda berusia 22 tahun, dirinya telah membuat novel yang berjudul Rebab pesisir selatan, malin kundang. Kaba malin kundang, rebab pasir selatan adalah salah satu betuk sastra lisan daerah minang kabau, yang mengungkapkan cerita yang bersifat menghibur dan memberi nasihat. Sampai sekarang tradisi ini masih hidup dan memiliki pendukungnya baik dari kalangan berpendidikan dan kurang berpendidikan, tua ataupun muda. Akan tetepi dengan lajunya ilmu pengetahuan dan teknologi bukan tak mungkin minat  masyrakat bergeser sehingga kehidupan tradisi lisan menjadi terancam. Penerbitan ini merupakan salah satu usaha untuk menyelamatkannya.
Cerita rebab jenis ini merupakan  satu satunya yang disampaikan dalam bentuk syair. Hanya pada awal dan pada akhir cerita dipakai pantun sebagai pembukaan dan penutup cerita. Cerita malin kundang ini dimainkan oleh tukang rebab yang bernama syamsuddin yang diterjemahkan dari hasil rekaman studio pada tahun 1980. Cerita malin kundang adalah cerita rakyat yang hidup dihati masyrakat tidak hanya di ranah minang, tetapi dikenal secara nasional. Ceritanya tersebar karena temanya aktual , hidup dan dimitoskan dengan adanya batu karang yang berbentuk kapal di lokasi pantai air manis, 10 km dari pusat kodya padang.


2.      Nilai-nilai yang berkembang di masyarakat
a.       Nilai Sosial       : Cerita malin kundang adalah cerita rakyat yang hidup dihati masyrakat tidak hanya di ranah minang, tetapi dikenal secara nasional. Ceritanya tersebar karena temanya aktual.
b.      Nilai Budaya     : kehidupan malin kundang sangat memperihatinkan di mulai dari perjuangan seorang ibu untuk bertahan hidup, kegigihan malin untuk kerja keras dan mudah bergaul kepada sesama.
c.       Nilai Ekonomi  : seorang ibu yang hidup sendiri mempertahan kan hidupnya dengan menjual kayu bakar, dan seorang nahkoda sungguh bijak sana dalam mengelola keuangannya.

    1. Keunggulan Novel
a)       Novel ini mengajarkan kita akan apa arti sebuah pengorbanan , tegar , sabar, dan kerja kera
b)       Sebuah bacaan atau kisah yang menarik dan inspiratif
c)       Kata – katanya mudah dipahami
d)       Perwatakan tokoh mudah dipahami dan digambarkan secara jelas
e)       Alur cerita maju mudah dipahami, dan alur terbutlah yang membuat kita semakin menjadi penasaran.
    1. Kelemahan Novel
a)       Halaman novel cukup tebal
b)       Ada beberapa sesi cerita yang cukup panjang dan sedikit membosankan karena intinya sama saja.

KESIMPULAN
     
      Kehidupan keluarga miskin yaitu seorang ibu tua dan anak nya yg durhaka kepada ibunya yaitu malin kundang yang hidup dikaki  gunung padang. Novel ini pantas untuk dibaca siapa saja, terutama untuk pria. Novel ini memberikan pelajaran kepada seorang anak agar tidak melupakan ibunya dikala susah atau pun senang. Peran malin kundang pada awalnya memang kegigigihan dari seorang anak yang berjuang sekuat tenaga, namun pada akhirnya dia melupakan ibunya yang melahirkan. Kekuatan seorang ibu yang merelakan anaknya pergi dan bersabar menunggu anaknya pulang da;lam keaadaan sendirian di gubuk kecil dibawah kaki gunung. Sekali lagi pesan dari saya hormatilah ibumu yang melahirkan dan mendidik sehingga menjadi orang yang dewasa, mereka mempertaruhkan nyawanya demi seorang anak.

NAMA                              : DODI KURNIADI
NPM                                  : 22211197
KELAS                              : 3EB22
MATA PELAJARAN         : SOFTSKIL BAHASA INDONESIA 2